submitgooglesitemap.com Sitemap Generator

Sabtu, 24 Januari 2009

APA ARTINYA BERADA “DI DALAM KRISTUS?

PENDAHULUAN

Salah satu dari fakta yang paling penting dalam mempelajari Alkitab adalah untuk mengerti artinya “di dalam Kristus”. Kaum Protestan mengajarkan bahwa seseorang berada dalam hubungan “di dalam Kristus” pada titik pertobatan dan iman dalam Kristus sebagai Juru Selamat biasanya merujuk pada keselamatan. Walaupun hal itu menyenangkan orang banyak dari dunia religius karena menambahkan kepercayaan pada ajaran mereka bahwa semua orang yang “diselamatkan” berada di dalam tubuh Kristus , sehingga kelompok universal yang tidak tampak (universal invisible) disebut gereja, tetapi Alkitab tidak mendukung pernyataan tersebut dan tidak pernah berbicara seolah-olah semua kelompok tersebut mengarang-nya.

Alkitab berbicara tentang “gereja” hanya dalam pengertian institusional, di mana setiap gereja Perjanjian Baru dipandang sebagai tubuh Kristus, dengan Kristus sebagai Kepala dan jemaat sebagai tubuh. Kita bisa menggambarkan tubuh manusia untuk memberikan gambaran seperti yang Paulus lakukan.

Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. – Kolose 1:18

Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi, sedang ia tidak berpegang teguh kepada Kepala, dari mana seluruh tubuh, yang ditunjang dan diikat menjadi satu oleh urat-urat dan sendi-sendi, menerima pertumbuhan ilahinya. – Kolose 2: 18-19

PERHATIKAN APA YANG PAULUS KATAKAN KEPADA JEMAAT DI KORINTUS

¶ Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus. Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh. – 1 Korintus 12:12,13

Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. – 1 Kor 12:26,27

Kemudian aku pergi ke daerah-daerah Siria dan Kilikia. Tetapi rupaku tetap tidak dikenal oleh jemaat-jemaat Kristus di Yudea. – Galatia 1:21,22

Alkitab berkata tentang “jemaat-jemaat”
Dari Yohanes kepada ketujuh jemaat yang di Asia Kecil: Kasih karunia dan damai sejahtera menyertai kamu, dari Dia, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, dan dari ketujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya,
Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat." Wahyu 1:4,20


KARENA ALKITAB MENJELASKAN GEREJA PERJANJIAN BARU SEBAGAI TUBUH KRISTUS DAN KRISTUS SEBAGAI KEPALA, HAL ITU MENGOBARKAN KETERTARIKAN KITA TENTANG BAGAIMANA KITA MENJADI BAGIAN DARI TUBUH KRISTUS

Sekali lagi, Alkitab memberikan jawabannya:
Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?

Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya. Roma 6:3-5

Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus.
Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka,tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Tuhan. Galatia 3:27-29

Perhatikan bagaimana Paulus menggambarkan jemaat di Efesus di sini:
karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Efesus 5:30

Itu akan menjadi puncak ketidak konsistensian untuk berkata pada satu sisi, bahwa “di dalam tubuh Kristus” merujuk kepada berada di dalam gereja, dan pada saat yang sama menyatakan bahwa berada “di dalam Kristus” merujuk ke diselamatkan dari neraka. Hal ini tidak ubahnya seperti teologi gereja universal (Universal Church)

Paulus berbicara dua kali tentang jemaat di Yudea tentang berada “di dalam Kristus”:
Tetapi rupaku tetap tidak dikenal oleh jemaat-jemaat Kristus di Yudea yang berada di dalam Kristus (Galatia 1:22)


Sebab kamu, saudara-saudara, telah menjadi penurut jemaat-jemaat Tuhan di Yudea, jemaat-jemaat di dalam Kristus Yesus, karena kamu juga telah menderita dari teman-teman sebangsamu segala sesuatu yang mereka derita dari orang-orang Yahudi. (1 Tesalonika 2:14)

Keuntungan-keuntungan berada di posisi perjanjian “di dalam Kristus”

Ketika kita berada di dalam Kristus, di dalam tubuh, gereja, posisi hubungan perjanjian baru, semua yang dijanjikan kepada Kristus juga dijanjikan kepada mereka yang berada di “dalamNYA”

1. Alkitab tidak pernah menyatakan seseorang menjadi AHLI WARIS YESUS, melainkan, mereka yang di dalam gereja Tuhan disebut AHLI WARIS TUHAN dan AHLI WARIS BERSAMA-SAMA KRISTUS.

¶Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Tuhan, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia. Roma 8:17

Karena kita telah beroleh bagian di dalam Kristus, asal saja kita teguh berpegang sampai kepada akhirnya pada keyakinan iman kita yang semula. ~ Ibrani 3:14

Kata “BEROLEH BAGIAN” berasal dari kata Yunani METOCHOS yang berarti untuk berbagi, ikut serta, mengambil bagian, menjadi rekan dengan (dalam pekerjaan, di kantor, atau dalam martabat). Kata Yunani yang sama juga digunakan pada tempat lain:
1Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus, - Ibrani 3:1

Tetapi, jikalau kamu bebas dari ganjaran, yang harus diderita setiap orang, maka kamu bukanlah anak, tetapi anak-anak gampang. – Ibrani 12:8

Kata ini juga diterjemahkan TEMAN SEKUTU di Ibrani 1:9
“ Engkau mencintai keadilan dan membenci kefasikan; sebab itu Tuhan, Tuhan-Mu telah mengurapi Engkau dengan minyak sebagai tanda kesukaan, melebihi teman-teman sekutu-Mu." – Ibrani 1:9

Suatu saat, Yesus akan datang dan memerintah bumi dalam kebenaran. Mereka yang di dalam DIA akan turut berada dalam pemerintahan itu.

2. Semua yang akan percaya dan datang “di dalam Kristus” akan disatukan. Tidak ada perbedaan antar Yahudi dan bukan Yahudi. Yesus merobohkan tembok yang memisahkan mereka. Ini merupakan hal yang baru tentang Perjanjian Baru. Orang bukan Yahudi akan selalu bisa diselamatkan dari neraka, tetapi sebagai orang bukan Yahudi, ia tidak dapat memperoleh keuntungan perjanjian yang dijanjikan sampai ia masuk ke dalam posisi perjanjian dan hubungan DI DALAM KRISTUS. Paulus menjelaskan hal ini di Galatia 3: 28 (27-29)

Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.


Paulus juga menjelaskan fakta ini kepada jemaat di Efesus. Ia tidak berbicara tentang keselamatan dari neraka seperti yang diperkirakan oleh beberapa orang.

¶ Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan, sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera, dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Tuhan oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu. – Efesus 2:14-16

3. Mereka yang DIPISAHKAN, disebut “ORANG KUDUS” juga dikatakan dihitung sebagai sempurna, tidak perlu ada penambahan atau pengurangan.

Dan kamu telah dipenuhi di dalam Dia(dalam Kristus). Dialah kepala semua pemerintah dan penguasa. Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa, karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Tuhan, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati. Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Tuhan bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita, - Kolose 2:10-13

4. Lebih lanjut, Paulus menekankan hubungan yang unik antara Kristus dengan jemaatNya dengan menggunakan hubungan suami dan istri. (Efesus 5:23-32)

karena kita adalah anggota tubuh-Nya. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat. – Efesus 5:30-32

Kepada kepada jemaat di Korintus, Ia berkata:

Tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah anggota Kristus? Akan kuambilkah anggota Kristus untuk menyerahkannya kepada percabulan? Sekali-kali tidak! 1 Korintus 6:15

¶ Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 1 Korintus 12:27

Hal yang sama juga diucapkan kepada jemaat di Roma:

Sebab sama seperti pada satu tubuh kita mempunyai banyak anggota, tetapi tidak semua anggota itu mempunyai tugas yang sama, demikian juga kita, walaupun banyak, adalah satu tubuh di dalam Kristus; tetapi kita masing-masing adalah anggota yang seorang terhadap yang lain. – Roma 12:4,5

KEBENARAN DIPERHITUNGKAN OLEH IMAN

Kebenaran selalu dan akan selalu diperhitungkan kepada manusia berdasarkan iman. Dalam Perjanjian Lama, ini diperhitungkan kepada mereka yang oleh iman, mentaati pimpinan Tuhan.

”Sebab apakah dikatakan nas Kitab Suci? "Lalu percayalah Abraham kepada Tuhan, dan Tuhan memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." – Roma 4:3
“Sebab bukan karena hukum Taurat telah diberikan janji kepada Abraham dan keturunannya, bahwa ia akan memiliki dunia, tetapi karena kebenaran, berdasarkan iman.” – Roma 4:13

1. Nuh diperhitungkan sebagai orang benar karena ia “mempercayai Tuhan” dan hal itu diperhitungkan kepadanya sebagai kebenaran.

Karena iman, maka Nuh--dengan petunjuk Tuhan tentang sesuatu yang belum kelihatan--dengan taat mempersiapkan bahtera untuk menyelamatkan keluarganya; dan karena iman itu ia menghukum dunia, dan ia ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya. – Ibrani 11:7

2. Hanya ketika iman menghasilkan perbuatan, maka akan menjadi KESETIAAN. Yakobus, mengenai Abraham, berkata:
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna. – Yakobus 2:22

3. Untuk berpendapat bahwa seseorang memiliki iman ketika menunjukkan sedikit atau tidak ada pelayanan kepada Tuhan itu sama anehnya dengan melihat mayat dan masih berpikir bahwa itu masih hidup. Di dalam zaman Perjanjian Baru, kebenaran diperhitungkan kepada mereka yang “DI DALAM,” karena mereka memiliki IMAN DALAM YESUS KRISTUS diperhitungkan kepada mereka sebagai KEBENARAN. Mereka inilah yang disebut “DARI IMAN”.

Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Tuhan membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati." Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. – Galatia 3:7-9


KEBENARAN PERJANJIAN BARU ADALAH OLEH IMAN YESUS KRISTUS DAN BUKAN OLEH IMAN KITA

1. Dalam masa Perjanjian Baru, Yesus datang, membuat hal “lebih baik” daripada Perjanjian Lama. Ia menetapkan bahwa manusia dapat memiliki iman Kristus yang diperhitungkan kepadanya dengan imannya di dalam Yesus Kristus Juru Selamat dan dikuburkan bersama dengan DIA dalam baptisan Alkitabiah, dibangkitkan untuk berjalan hidup baru sebagai anggota tubuh Kristus.

Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya? Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. – Roma 6:3,4

Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. – Galatia 3:27

2. Hanya demikianlah seseorang dapat memiliki iman Kristus yang diperhitungkan sebagai kebenaran. Sangatlah luar biasa ketika kita membaca Alkitab tanpa mendengarkan apa yang dikatakannya. Marilah kita memperhatikan beberapa ayat dan coba mendengarkan seolah-olah ayat-ayat itu berbicara kepada kita.

Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Tuhan anugerahkan berdasarkan kepercayaan. – Filipi 3:8,9

Jadi hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang, supaya kita dibenarkan karena iman. Sekarang iman itu telah datang, karena itu kita tidak berada lagi di bawah pengawasan penuntun. – Galatia 3:24,25

Pada ayat 25, perhatikan pernyataan “sekarang iman itu telah datang”. Bahasa Yunani berkata “IMAN” berbicara tentang iman tertentu, “IMAN KRISTUS”, iman yang cocok bagi mereka yang “DI DALAM KRISTUS”

Perhatikan kalimat Paulus kepada gereja di Galatia:

Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dari Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dari Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: "tidak ada seorangpun yang dibenarkan" oleh karena melakukan hukum Taurat.

namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dari Anak Tuhan yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk aku.

Paulus tidak berkata bahwa itu adalah imannya di dalam Kristus, tetapi “iman dari” (ek = keluar dari) Kristus”.

3. Paulus memberikan Timotius beberapa petunjuk yang mencerahkan:

Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus. 2Timotius 3:15

Keselamatan yang dibicarakan Paulus di sini bukanlah keselamatan yang diterima ketika seseorang menerima Yesus sebagai Juru Selamat, tetapi, ini berbicara tentang “keselamatan manusia seutuhnya.”

Imbuhan Yunani “en = di dalam (in)” merujuk kepada berada di dalam, dalam lingkaran. Hanya mereka yang berada di dalam tubuh Kristus (gereja), memiliki keuntungan “IMAN DARI KRISTUS” dengan tujuan keselamatan roh, jiwa dan tubuh.

4. Hal ini menerangi pesan Petrus ketika ia berbicara kepada saudara sebagai “mereka yang memperoleh iman bersama-sama kami”.

¶ Dari Simon Petrus, hamba dan rasul Yesus Kristus, kepada mereka yang bersama-sama dengan kami memperoleh iman oleh karena keadilan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus – 2 Petrus 1:1

Marilah kita memeriksa kata “benar” lebih dekat lagi. Kebenaran berasal dari kata Yunani “dikaios”. Pada dasarnya, kata itu membawa pikiran kesesuaian dengan standar moral atau etika. Arti asli dari akar kata ini adalah: lurus, mengikuti standard moral atau etis. Seseorang dapat dianggap “benar” menurut standard moral atau etis oleh lingkungannya tetapi gagal dianggap benar di hadapan Tuhan. Hanya ketika seseorang benar menurut standard Tuhan, maka ia akan diperhitungkan benar di hadapan Tuhan.

MASUK KEDALAM JANJI PERJANJIAN
1. Ketika Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abraham, Tuhan bersumpah, dalam perjanjian ini untuk memberikan keuntungan dan berkat yang khusus kepada Abraham dan keturunannya.

¶ Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau serta keturunanmu turun-temurun menjadi perjanjian yang kekal, supaya Aku menjadi Tuhanmu dan Tuhan keturunanmu –Kejadian 17:7

Perjanjian ini jelas-jelas merujuk kepada anak dan cucu Abraham. Jika seseorang bukan orang Yahudi, bagaimana mungkin ia bisa masuk ke dalam perjanjian ini? Kita menemukan bahwa Paulus memberikan kepada kita arti lain yang dapat membuat orang-orang bukan Yahudi sangat bersukacita. Ia menjelaskan bahwa Tuhan membuat janji bahwa warisan dan keuntungan lain akan diberikan kepada “Abraham dan keturunannya (Kristus). Warisan kerajaan dijanjikan HANYA kepada Kristus. Melalui demonstrasi iman Kristus melalui baptisan, kita ditempatkan dalam hubungan perjanjian yaitu dalam YESUS KRISTUS- Galatia 3:26-28. Mereka yang dibaptis ke dalam Kristus adalah anak dan pewaris bersama Kristus (Galatia 4:6,7; Roma 8:14-17). Di dalam perjanjian yang dimasuki melalui tubuh Alkitabiah Kristuslah kita menjadi keturunan Abraham.

Karena kamu semua, yang dibaptis dalam Kristus, telah mengenakan Kristus. Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus. Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Tuhan. – Galatia 3:27-29.

Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham. Dan Kitab Suci, yang sebelumnya mengetahui, bahwa Tuhan membenarkan orang-orang bukan Yahudi oleh karena iman, telah terlebih dahulu memberitakan Injil kepada Abraham: "Olehmu segala bangsa akan diberkati." Jadi mereka yang hidup dari iman, merekalah yang diberkati bersama-sama dengan Abraham yang beriman itu. Galatia 3:7- 9

2. Tidak ada keraguan bahwa mereka yang jujur dengan pembacaan Kitab Suci dan dengan pertolongan Roh Kudus, akan bersukacita mengetahui fakta bahwa mereka yang dari iman adalah mereka yang dibaptis ke DALAM KRISTUS dan TERHITUNG SEBAGAI KETURUNAN ABRAHAM. Pada posisi ini, ia akan menerima semua yang Bapa janjikan.

3. Tantangan terbesar kita adalah untuk menerima kebenaran Tuhan, bahkan ketika yang lain tidak setuju, atau bahkan jika kita dijauhi oleh teman-teman kita. Kita hanya boleh menyenangkan Tuhan saja. Hikmat yang ditemukan dalam amsal tidak bisa ditandingi.

KESIMPULAN

Kadangkala, terlihat bahwa harganya terlalu tinggi dan kerugiannya terlalu besar ketika kita dipaksa untuk berada di dalam minoritas, tetapi Paulus berkata bahwa ia melepaskan semuanya dan menganggapnya sampah supaya ia memperoleh Kristus. Kebenaran tidak dapat dijual berapapun harganya. Kita tidak mampu membelinya!

Belilah kebenaran dan jangan menjualnya; demikian juga hikmat, didikan dan pengertian – Amsal 23:23